Sunday, August 12, 2018

Pengertian, Ancaman dan Cara Membuat Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Advertisement

Sudah lama sekali tidah membahas seputar jaringan komputer, nah untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Pengertian, Anaman dan Cara Membuat Sistem Keamanan Jaringan Komputer. Berbicara tentang jaringan komputer, tentu tidak lepas dari ancaman-ancama dari luar yang dapat merusak bagian fisik atau hardware seperti hardisk serta serangan logic yang dapat mengakses dan merusak software jaringan seperti dokumen, aplikasi, file, database, dan lain sebagainnya.


Pengertian Sistem Keamanan Jaringan Komputer

Pengertian, Ancaman dan Cara Membuat Sistem Keamanan Jaringan KomputerNah, itulah mengapa kita harus menerapkan sistem keamanan pada sebuah jaringan yang kita miliki. Dari penjelasan di atas sebenarnya kita sudah dapat menyimpulkan bahwa, Pengertian Sistem keamanan jaringan adalah suatu proses  untuk memproteksi jaringan dengan cara mencegah dan mengidentifikasi pengguna yang tidak sah atau tidak memiliki otoritas  untuk menggunakan jaringan tersebut.

Jenis ancaman pada jaringan komputer

Seperti yang telah saya jelaskan tadi, bahwa jaringan tidak lepas dari ancaman-ancaman yang dapat menyerang perangkat keras dan perangkat lunak pada jaringan. Nah, Mungkin teman-teman masih beranggapan bahwa serangan yang dilakukan oleh seseorang hanya merusak bagian softwarenya saja bukan pada hardwarenya.

Perlu diketahui, mengapa serangan yang hanya melalui software saja dapat mengakibatkan kerusakan  pada hardware jaringan?  Jadi begini teman-teman, ketika ada yang berhasil menyusup ke jaringan komputer kita dan kemudian melakukan modifikasi pada software entah itu berupa aplikasi atau file atau dengan menaruh software tertentu sehingga membebani komputer maka dapat mengakibatkan hardware tersebut tidak berjalan normal sehingga dapat mengakibatkan kerusakan.

Setelah kita mengetahui, bagaimana bahayanya ancaman-ancaman yang memungkinkan dapat terjadi pada suatu jaringan maka kita perlu menerepakan keamanan untuk melindungi serangan dari luar. Bentuk keamanan meliputi, sebagai berikut : 

1. Kerahasiaan / Confidentiality
Kerahasiaan / Confidentiality adalah usaha untuk menjaga data sensitif / data pribadi seseorang  sehingga hanya orang-orang yang diberikan izin saja yang boleh mengaksesnya.  

2. Integrity
Interfrity / keutuhan adalah bertujuan untuk menjaga informasi agar tetap utuh dan tidak boleh diubah oleh siapaun kecuali orang yang memiliki izin untuk merubahnya. Seperti contohnya ada seseorang yang mau mengirimkan email ke (sebut saja pihak A). Sebelum email sampai ke penerima yaitu pihak A, email tersebut ditangkap dipertengahan jalan dan kemudian dilakukan perubahan pada isinya. Sehingga dalam hal ini perlu pencegahan dengan menerapkan digital signature dan enkripsi pada data.

3. Availability
 Availability / ketersediaan adalah menjaga ketersediaan informasi ketika dibutuhkan oleh pengguna.
Sistem informasi yang diserang memungkinkan pengguna terhambat atau bahkan tidak dapat mengakses informasi. Jenis-jenis serangan yang digunakan di antarannya adalah :
1. "DoS Attack" (“Denial of Service Attack”)
2. Non-repudiation
3. Mailbomb
4. dll

Untuk pencegahannya dapat menerapkan kriptografi, digital signature, certifiates, atau jenis pengamanan laiinya. 

5. Authentication
Merupakan metode yang digunakan untuk mengontrol user secara cerdas dengan memastikan bahwa orang yang mengakses ataupun memberikan informasi adalah benar-benar orang atau pengguna yang dimaksud dengan berdasarkan user dan password.

 6. Access Control

Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses kepada informasi. Hal ini biasanya berhubungan dengan klasifikasi data (public, private, confidential, top secret) & user (guest, admin, top manager, dsb.).

 Access control secara umumnya berkaitan dengan konfigurasi akses kepada informasi. Berdasarkan klasifikasi data, aspek ini terbagi menjadi beberapa kategori di antarannya (user, private, public, dll). atau  dengan kata lain access control merupakan suatu hal yang diterapkan untuk memberikan izin (permisi) dan hak terhadap objek secara spesifik

7. Accountability
suatu proses untuk melacak atau membuat laporan aktivitas apa  saja yang sedang dilakukan oleh user (baik individu muapun kelompok) terhadap sistem jaringan komputer.
Pengertian, Ancaman dan Cara Membuat Sistem Keamanan Jaringan Komputer Rating: 4.5 Diposkan Oleh: KOMPUTER MESH